Slideshow Photo VEN-Nino Band

vennino's  album on Photobucket

Cari Blog Ini

Senin, 30 Juli 2012

Musik di bulan Puasa | VEN-Nino Band

Assalamuallaikum...
Hai VENher's semuanya tanpa terkecuali...

Terbaru nich di hari ini, kali ini kita mau membahas Musik di bulan Puasa. Penting atau gax penting, yang penting kita bahas aja. hehehe...



Langsung aja sob, di baca...


Setiap momen Ramadhan pun biasanya dimanfaatkan musisi Indonesia untuk meluncurkan album atau single religi. Sebut saja band papan atas, Gigi, yang beberapa tahun belakangan rajin merilis lagu-lagu religi setiap bulan puasa. Lagu-lagunya bahkan menjadi langganan soundtrack sinetron laris "Para Pencari Tuhan" yang hanya tayang pada Bulan Ramadhan.

Memang merupakan sebuah strategi bisnis di industri musik untuk merilis lagu religi pada Bulan Ramadhan. Toh permintaan akan lagu-lagu tersebut memang sedang tinggi-tingginya. Membuat lagu religi juga dilakoni banyak musisi asing. Band rock legendaris, Bon Jovi, misalnya, beberapa kali menyelipkan lagu bertema religi tanpa membuat khusus album religi.

Satu contoh, Album Lost Highway yang mereka rilis pada 2007 hanya memuat satu lagu bertema religi sementara sisanya lagu-lagu umum yang biasa dibawakan Jon dan personel lainnya. Langkah yang sama pernah juga dilakukan oleh musisi dunia lainnya, seperti The Beatles, Queen, dan Il Divo.

Kecenderungan musisi luar negeri untuk menyelipkan lagu bertemakan agama dalam album reguler diakui pengamat musik Bens Leo memiliki keuntungan tersendiri. Yaitu, masa dengarnya menjadi lebih lama. “Kalau album religi biasanya hanya punya waktu tiga bulan untuk dinikmati. Bulan pertama pada awal promo, Bulan Ramadhan, kemudian satu bulan lagi setelah Lebaran. Habis itu, ya sudah,” ujar Bens.

Oleh karena itu, lanjutnya, lagu bertema religi idealnya memang tidak mesti selalu dirilis pada Bulan Ramadhan saja kalau targetnya untuk menjaring banyak penikmat. Lagu Bimbo yang berjudul "Tuhan" yang dirilis pada tahun 80-an, ungkap Bens, dirilis bukan pada Bulan Ramadhan, melainkan justru abadi dan selalu diperdengarkan hingga puluhan tahun setelahnya.

Kesempatan untuk merilis album atau lagu bertema religi memang bisa dilakukan kapan saja. Di Indonesia, beberapa musisi juga pernah menyisipkan lagu bertema religi dalam album reguler mereka. "D’masiv atau Ungu pernah menyelipkan lagu bertema religi dalam album reguler mereka," ucap Bens. Untuk bisa diterima, tentu lagu religi yang disajikan idealnya juga bertema lebih universal.

Tren untuk menyemarakkan bulan puasa dengan merilis album atau single religi, menurut pengamat musik Bens Leo mulai terjadi sejak awal 2000-an. Saat itu, Hadad Alwi yang merilis album religi mendapat sambutan positif dari masyarakat Indonesia.

Dari situlah muncul lagi penyanyi spesialis religi, seperti Opick dan grup musik Debu, yang tidak pernah absen menyemarakkan Ramadhan. Tren ini semakin menguat setelah band Gigi sukses besar dengan album yang dirilis pada 2004. Album berjudul Raihlah Kemenangan ini berisi 10 lagu religi yang di-recycle dengan gaya bermusik khas Armad Maulana dan para personel Gigi lainnya.

Tren untuk merilis album religi pada Bulan Ramadhan ini, diperkirakan Bens, akan terus berlangsung karena adanya pasar yang besar untuk digarap para label, mengingat 80 persen penduduk Indonesia adalah Muslim.

Hal ini tidak lepas dari penikmat musik di Indonesia yang tentu perlu diberi ruang khusus untuk mampu menikmati lagu religi pada bulan yang memang kental dengan suasana keagamaan. "Selama ada materi lagu yang bisa ditampilkan, produser yang tertarik, dan pasar yang menyerap tentu lagu religi pada Bulan Ramadhan tetap akan banyak ditemui," kata Bens.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar